Mencairkan Dana Jamsostek

Saya akan berbagi pengalaman saat mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) beberapa bulan yang lalu.

Syarat-syarat yang dibutuhkan agar dapat mencairkan Jamsostek dengan lancar antara lain:

  1. Minimal telah menjadi keluar dari perusahaan dimana dia bekerja sekurang-kurangnya 5 tahun plus 1 bulan masa tunggu.
  2. Saat ini sudah resign dari tempat yang lama dan belum bekerja.
  3. Mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan antara lain:
    – Kartu asli Jamsostek.
    – KTP asli beserta fotokopi.
    – Kartu Keluarga beserta fotokopi.
    – Surat referensi kerja dari perusahaan yang asli dan fotokopi.
    – Buku tabungan asli dan fotokopi untuk alamat pencairan dana.

Kebetulan karena tinggal di daerah Jakarta Barat, akhirnya Saya memutuskan untuk mencairkan di cabang kantor pembantu Jamsostek Jakarta Selatan yang terletak di Menara Jamostek.

Saya datang sekitar pukul 10 pagi, dan terlihat sudah cukup ramai. Pertama kali bertemu satpam di lobby dan diminta menggambil nomor antrian untuk pemeriksaan dokumen.
Setelah menunggu beberapa menit giliran Saya akhirnya tiba, Petugas memberikan formulir JHT untuk diisi dan sebuah map untuk menyimpan semua dokumen yang saya bawa. Setelah itu dimasukan ke drop box untuk diperiksa terlebih dahulu dan akan dipanggil kemudian setelah dicek kelengkapannya.

Setelah selesai dicek kelengkapan dokumen satpam memberikan antrian lagi untuk interview dengan petugas yang lain untuk mengecek dokumen dan data valid atau tidak. Setelah agak lama menunggu, giliran saya diinterograsi dengan pertanyaan standar seperti Anda bekerja dimana sekarang? Sudah berapa lama bekerja? Nama ibu kandung? dll.

Interview pun akhirnya selesai dan Saya diberitahu dana akan cair dalam seminggu, dan kenyataannya dana telah sampai di rekening saya kurang dari seminggu. Saya cukup puas dengan layanan BPJS Ketenagakerjaan yang baru. Semoga lebih baik lagi di masa mendatang.